RSS

Status Anak Luar Nikah

15 Jul

A.       Pendahuluan

Melihat kembali Undang-Undang No.1 tahun 1974 merupakan UU yang sakral bagi sistem pernikahan di Indonesia, hal ini bisa dikatakan karena setelah hampir lebih dari 38 tahun lebih UU ini tidak pernah digugat ataupun dilakukan perubahan terhadap pasal-pasalnya. Akan tetapi, akibat permohonan seorang wanita bernama Hj. Aisyah Muchtar alias Machica terhadap peninjauan kembali (judical review) terhadap Pasal 2 ayat (2) dan Pasal 43 ayat (1) untuk memperjuangkan hak keperdataan anaknya terhadap ayah biologisnya yang merupakan seorang mantan Mensesneg, Moerdiono. Alhasil, Mahkamah Konstitusipun memutuskan bahwasanya anak dari Machica ini mendapatkan hak keperdataannya dari ayah biologisnya, karena telah melakukan prosedur pernikahan sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya, yaitu islam, meskipun melanggar Undang-Undang nasional yang telah ditetapkan sejak lama.

Jika ditinjau ulang dari Undang-Undang No.1 tahun 1974, memang benar adanya bahwa “Perkawinan adalah sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya itu” sesuai dengan Pasal 2 ayat baca selengkapnya

 
Leave a comment

Posted by on 15 July 2013 in Artikel

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: